Joni Ariadinata, lahir di Majapahit, Majalengka 23 Juni 1966. Kumpulan cerita pendeknya yang telah terbit adalah Kali Mati (Bentang Budaya, 1999), Kastil Angin Menderu (Indonesia Tera, 2000), dan Air Kaldera (Aksara Indonesia, 2000), dan Malaikat Tak Datang Malam Hari (DAR Mizan, 2004). Bersama Taufiq Ismail dkk., mengeditori sejumlah buku, antara lain: Horison Sastra Indonesia 1 (Kitab Puisi), Horison Sastra Indonesia 2 (Kitab Cerpen), Horison Sastra Indonesia 3 (Kitab Novel), Horison Sastra Indonesia 4 (Kitab Drama), serta Horison Esei Indonesia 1 dan 2 (Kitab Esei). Buku-buku tersebut, disebarkan untuk menjadi bacaan di perpustakaan-perpustakaan SMA di seluruh Indonesia.
Tahun 1994 meraih penghargaan Cerpenis Terbaik Kompas atas karyanya Lampor. Tahun 1997 meraih penghargaan Cerpenis Terbaik Nasional BSMI atas karyanya Keluarga Mudrika. Tahun 1998 mengikuti Writing Program pada Majelis Sastra Asia Tenggara, dan meraih penghargaan Dewan Kesenian Jakarta atas nominasi karyanya Keluarga Maling. Mengikuti PSN-X dan Pertemuan Sastrawan Malaysia-1 di Johor Bahru Malaysia pada tahun 1999. Kemudian Januari hingga April 2001, mengunjungi Eropa atas undangan Festival Winternachten di Deen Haag Belanda, tinggal di Amsterdam, serta berkeliling membacakan cerpen dan ceramah-ceramah sastra di Paris-Perancis. Selama lima tahun ia berkeliling Indonesia, memperkenalkan sastra ke SMA-SMA hingga ke pelosok-pelosok daerah dan pulau terpencil bersama Taufiq Ismail dkk., dalam program Sastrawan Bicara Siswa Bertanya. Tahun 2000 mendirikan Jurnal Cerpen Indonesia, dan Lembaga Kajian Kebudayaan Akar Indonesia, kemudian terhitung mulai Maret 2004 ia duduk sebagai redaktur di Majalah Sastra Horison.
Menerima Anugrah Pena 2005 atas kumpulan cerpennya Malaikat tak Datang Malam Hari. Tahun 2007 kumpulan cerpen Malaikat Tak Datang Malam Hari kembali meraih Hadiah Sastra Pusat Bahasa. Hingga kini menetap di Yogyakarta, menulis, melukis, sambil membina pondok pesantren Mahasiswa Hasyim Asy’ari Yogyakarta.
Mas Joni,saat sy lagi down,tak pandengi foto dan tulisan sampean di rubrik ‘pengarang kita’ di majalah annida edisi jumbo, saya baca berulang2,hati saya bergetar….saat2 spt itulah tekad saya tergedor-gedor,dan semangat saya untuk berkarya ditertawakan oleh kisah sampean…thank’s mas Jono…
minal ‘aidin wal faizin
maaf lahir dan bathin
1 syawal 1429 H/1 oktober 2008
piye kabarmu jon? anak-anak udah pada gede ya?
kok cuman dikit klipine?
salam!!!
Tampilan blog sampeyan tawadlu’ sekali.
Salam manis: http://www.binhadnurrohmat.com
mAS joni aku mo ngucapin met lebaran minal aidzin walfa izin. mungkin saya bukan pembaca yang baik karya- karya mas joni .but mas jonilah yang selalu menginspirasi saya dalam menulis dan menulis
horas, bang. di sini ternyata. salam kenal, dari seorang pengagum sekaligus sedang belajar. tabik.
assalamualaikum wr.wb
kang. hptn sateuacana abdi tumorojog, teu gugur, teu angin ngintun serat ka akang. isina mah nataku teu kenal2 acan kumawantun nuhunkeun bongbolongan. kieu panginten kang, abdi teh pituin urg majalengka nembe lulus ti jurusan pendidikan bahasa&sastra indonesia. abdi nembe 2 thn usaha satekah polah hyg ngangkat minat apresiasi sastra utamina di jurusan bahasa indonesia. tp duka kmh, dugi ka ayeuna teu acan aya prkmbngn…
Apa kabar Mas Joni, di sini ternyata sampeyan,,, Saya beli Kastil Angin Menderu dan Air Kaldera tahun 2001 lalu di gramed cirebon. Waktu itu saja saya terkagum-kagum sama tulisannya Mas Joni. Cuman, beberapa tahun belakangan ini saya agak kering dengan dunia sastra, sebabnya karena agak frustasi sedikit gara-gara baca kumpulan cerpen dari media terkemuka eh malah isinya ternyata biasa-biasa aja. Kemaren pas saya pindahan dari bandung ke sawangan, bongkar-bongkar lemari buku, lha dha lha,, nemu lagi dua buku yang sampeyan tulis. Kontan, keindahan lama hadir kembali. Apalagi pas baca “Oto dan Wiwik”. Terima kasih atas segala inspirasinya Mas….
Tulisanmu termasuk banyak pengunjung. Salam
Assalamu’alaikum w w. Bang, saya izin link blog ini ya. Bermanfaat sekali untuk saya yang masih belajar menulis.
Biasanya saya baca di salah rubrik ANNIDA.
-salam ukhuwah-
(Neoasiyah a. ka. Puteri Q)